bi-kami-terbuka-diskusi-dengan-apva-mengenai-pembelian-valas
Bank Indonesia (BI) mengatakan terbuka untuk berdiskusi dengan Asosiasi Pedagang Valuta Asing (APVA) terkait penerapan Surat Edaran Bank Indonesia No.15/3/DPM. Dalam aturan tersebut, bank sentral mengatur mengenai pembelian valuta asing (valas) terhadap rupiah oleh PVA.

“BI menerima usulan audiensi APVA,” kata Direktur Eksekutif Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat Bank Indonesia Difi Ahmad Johansyah di Gedung Bank Indonesia, Rabu (1/5).

Difi mengakui, APVA memang telah mengajukan permohonan untuk bertemu dan berdiskusi dengan Dewan Gubernur BI terkait aturan tersebut. Namun, belum menemukan waktu yang tepat.

“30 April mereka mintanya, tapi 30 April ada RDG (Rapat Dewan Gubernur) jadi gak bisa. mereka kan mintanya ketemu dengan pimpinan,” jelas Difi.

Saat ini, bank sentral masih mencari tanggal yang pas untuk berdiskusi dengan APVA dan menindaklanjuti surat keberatan terkait SE tersebut. BI sendiri masih mengkaji semua keberatan yang telah diajukan APVA kepada BI dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi bagi bank sentral.

Sebelumnya, Ketua APVA Muhamad Idrus mengakui pihaknya mengajukan permintaan untuk bertemu dengan BI untuk mendiskusikan keberatan asosiasi dengan SE BI tersebut. “Iya, BInya cancel. Selasa kemarin,” ungkap Idrus. Namun, Idrus tidak memberi keterangan mengenai kelanjutan dari pertemuan yang gagal terlaksana tersebut. (804)

Leave a Comment