APPSINDO1
JAKARTA – Muhamad Idrus Ketua Lembaga Perekonomian NU PWNU DKI Jakarta mengisi acara seminar sebagai narasumber seperti diketahui bahwa Muhamad Idrus adalah Calon Gubernur dari Partai Keadilan Sejahtera. Acara Seminar ini digelar di Auditorium Gedung Joang 45 Menteng Jakarta Pusat, Kamis 18/02/2016 oleh DPP Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSINDO).

Dalam seminar dengan tema “Economic Outlook dan Market Review 2016, Pasar Tradisional, Peluang dan Tantangan Dalam Persaingan Global” bersama pembicara antara lain : Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Anggita DPRRI Komisi VI H. Refrizal, Direktur BRI Asmawi Syam, Ketua Dewan Pembina APPSINDO Kelik Wiriawan Widodo, Presiden Pasar Indonesia Drs. H. Hasan Basri, SH. MH. Dilanjtkan sesi selanjutanya dengan tema “Pasar Tradisional dalam pusaran Retail Modern” Anggota DPRD Drs. H. Prabowo Sunirman, AK, Tokoh Pasar (Bupati Batang) Yoyok Riyo Sudibyo, Direktur PD Pasar Jaya Ir. Lutfi Rachman, MM, Dirut Bank DKI Kresno Sediarsi dan Ketua Lembaga Perekonomian PWNU DKI Jakarta Muhamad Idrus ST

Ketua Umum Drs. H. Hasan Basri SH, MH dalam sambutannya mengatakan bahwa Bagaimana Trisula Pedagang Pasar dapat mampu teraplikasikan dengan baik, sehingga pedagang pasar saat ini bisa bersaing dengan sehat dalam pusaran perkembangan retail modern”

“Pasar seharusnya menjadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun keberadaannya digeserkan oleh pusat perbelanjaan modern karena beberapa persoalan seperti jam operasional. Dalam membantu ekonomi Jakarta, peran Bank DKI juga penting. Namun, manfaatnya seperti belum begitu dirasakan masyarakat, padahal pemilik Bank DKI sendiri adalah 99,9% Masyarakat DKI yang diwakili oleh Gubernur. Diharapkan, kedepan Bank DKI lebih dekat dengan masyarakat dengan tersedianya Bank DKI di pasar-pasar di Jakarta dengan jam operasional yang panjang ” ucap Muhamad Idrus saat memaparkan materi dihadapan ratusan peserta yang hadir, Kamis (18/02/2016)

Sebagai Ketua Lembaga Perekonomian NU PWNU DKI Jakarta Muhamad Idrus ikut berpartisipasi dalam memajukan roda perekonomian khususnya dalam usaha-usaha berskala mikro, menurutnya ini harus menjadi perhatian yang khusus agar perputaran perekonomian di DKI Jakarat tidak terjadi pada salah satu kalangan saja, Bahwa inilah yang diperlukan sebetulnya oleh masyarak secara umum, Imbuhnya. (MFI) (598)

Leave a Comment