Menteri Sosial RI,
Dr. Salim Segaf al Jufri:
“Kondisi makro ekonomi suatu bangsa sangat mempengaruhi perilaku masyarakatnya. Penulis buku ini, tokoh wirausahawan muda, Muhammad Idrus, secara tepat menggambarkan bagaimana dampak dari pelemahan mata uang Rupiah sebagai alat tukar dan komoditas.
Tak hanya itu, Penulis yang merupakan praktisi keuangan, juga menawarkan solusi penguatan Rupiah. Bukan hanya dari aspek kebijakan, namun juga perubahan sikap masyarakat dan elite yang memiliki dana melimpah. Penguatan Rupiah bukan sekadar agenda pemulihan ekonomi, tapi pengembalian martabat bangsa.”

Irwanda W. Wardhana, Peneliti Badan Kebijakan Fiskal dan Kandidat Doktor Ilmu Ekonomi dan Politik di University of Texas, AS:
“Buku ini perlu dibaca bagi siapa saja yang tertarik dengan perkembangan terkini mata uang rupiah. Penyajiannya mengalir dengan bahasa yang mudah dipahami. Informasi yang dipaparkan mencerahkan sekaligus menggelitik daya kritis pembacanya. Seperti yang penulis sampaikan: “Dolar pun mewujudkan impian sekelompok orang menjadi lebih ekslusif, dan menjadi pembeda status sosial dan ekonomi dengan kelompok atau kaum proletar.”
Buku ini layak menjadi penghuni perpustakaan pribadi di rumah anda.

Dr. Mukhammad Najib, Kepala Program Manajemen, FEM IPB:
“Buku ini menyadarkan kita betapa rentannya nilai Rupiah dibanding mata uang negara lain. Hal itu terjadi bukan semata karena belum stabilnya situasi politik nasional, tapi karena lemahnya fundamental ekonomi kita. Gerak ekonomi yang lebih dominan konsumsi daripada produksi turut berkontribusi bagi pelemahan Rupiah.
Dengan pengalaman di pasar uang, saudara Idrus tidak hanya memetakan situasi nilai tukar, namun juga menawarkan pemikiran bagaimana memperkuat Rupiah. Rangkaian pengamatan, pemikiran, dan pengalaman yang disajikan dalam bahasa popular oleh Idrus membuat bukan ini tidak hanya enak dibaca, tapi juga lebih mudah dipahami. Semoga buku ini bisa menambah wawasan dan perspektif baru kepada pembaca, terutama mereka yang memiliki minat khusus kepada sektor keuangan dan moneter.”

Farouk al Wayni, Chairman, Center for Islamic Studies in Finance, Economics, and Development (CISFED):
“Upaya yang patut dihargai untuk mengaitkan persoalan mata uang rupiah kita dengan persoalan ekonomi politik Indonesia. Persoalan ekonomi Indonesia memang perlu dilihat bukan dari sekedar pendekatan ekonomi semata, tetapi juga pendekatan ekonomi politik.”

Banner Peluncuran Buku 4 Idrus ok_2x3m (1434)

Discussion - One Comment
  1. lilik kelana putri

    Nov 08, 2013  at 9:46 am

    selamat idrus atas peluncuran bukunya…smga membawa inspirasi bagi generasi muda kita….HIDUP INDONESIA

Leave a Comment